Sindikat Penipu Asal Taiwan Digerebek di Jakarta Barat

webhosting
110 tayangan
diinformasikan 6 Nov 2015 dalam Penipuan Lewat Media Lainnya oleh Surono

Sindikat penipu asal Taiwan dan China rupanya ikut mencari ‘rezeki’ dari tanah air. Kamis (6/12) siang tadi, sekitar pukul 10.00 WIB, satuan Direktorat Tindak Pidana Umum Mabes Polri menggerebek  sebuah rumah mewah di kawasan Permata Buana di Jalan Pulau Panjang C 15, Kembangan, Jakarta Barat. Saat digerebek petugas, puluhan wanita dan pria Taiwan yang sedang bekerja di ruangan rumah mewah berlantai tiga itu langsung kocar kacir.

Puluhan pria dan wanita asal dua negara itu ditangkap. Rumah mewah itu diduga kuat sebagai markas jaringan penipu asal Taiwan dan China. 
Subdit I Mabes Polri, AKBP Susilowadi mengatakan, mereka telah melakukan praktek penipuan dengan pura-pura mengaku penegak hukum. Korbannya pejabat-pejabat di Taiwan dan China. Basis operasi mereka dari Indonesia.

” Mereka hanya bermodalkan telepon,” kata Susilowadi di lokasi kejadian, Kamis (6/12).

Modus penipuan jaringan ini cukup sederhana. Mereka mengaku sebagai polisi dan jaksa. Korban, yang kebanyakan pengusaha asal dua negara tersebut, ditelepon dan diancam dengan tuduhan bahwa rekeningnya tersangkut kasus korupsi atau narkoba.

Korban yang seluruhnya berada di Taiwan dan China pun diminta mengirim uang ke rekening pelaku. Korban yang ketakutan pun kemudian mentransfer uang ke rekening pelaku. Dengan bantuan interpol, pihak kepolisian berhasil melacak posisi pelaku.

Sindikat ini memiliki server di Kuningan dengan ribuanIP.

“Jadi mereka mencari sumber target mereka dari internet dan dari tim mereka di Taiwan dan China,” jelas satu penyidik.

Mereka sudah beroperasi selama 1 tahun di Indonesia. Selain di Permata Buana, mereka juga memiliki lokasi di Jalan Puri Indah, Kembangan. Di dalam rumah itu, terdapat ruangan seperti kelas dengan meja-meja berisi nomor telepon dan juga telepon.

“Mereka menjadikan Indonesia hanya sebagai basis operasi saja,” katanya.

Beberapa pelaku adalah warga China, namun banyak diantara mereka mengaku warga Taiwan.

“Mereka takut kalau dideportasi ke China dihukum mati,” kata Cahyo.

Mereka kemudian dibawa ke Mabes Polri untuk dimintai keterangannya. Salah satu tersangka perempuan sempat terlihat menangis kala digiring petugas kepolisian berpakaian preman.

Sedang para pria tampak tenang dan santai. Rata-rata mereka berusia muda dan memiliki tato naga di tubuh mereka.

Di lokasi, petugas masih terus melakukan pengumpulan barang bukti. Petugas juga membawa penerjemah karena tidak ada dari WN Taiwan itu yang bisa berbahasa Inggris, apalagi bahasa Indonesia.

Sumber; 

www.forumkeadilan.com/kriminal/sindikat-penipu-internasional-digerebeg-di-jakarta-barat/

Bagikan laporan ini

Informasi Modus Penipuan Dan Kejahatan terkait

2 tanggapan 256 tayangan
0 tanggapan 272 tayangan
0 tanggapan 111 tayangan
0 tanggapan 21 tayangan
Situs ini adalah media sosial online independent sharing berbagai macam informasi berita kriminal (cyber crime) yang terjadi dan melanda di dunia maya internet. Terima kasih atas kontribusi semua di media sosial online ini dan semoga bermanfaat, amiin...
...