Prosedur Penting Melaporkan Penipuan Online Ke Polisi

webhosting
11,869 tayangan
diinformasikan 23 Nov 2015 dalam SHARING PENGALAMAN oleh lekmin

Cara ini saya dapatkan dari teman kaskus saya, yang pernah menjadi kobran penipuan online dan syukurlah kasus bisa selesai dengan baik, uang juga sudah di transfer kembali ke rekening teman saya.

Tentu Anda penasaran bukan, bagaimana cara teman saya bisa mendapatkan uangnya kembali setelah ketipu saat jual beli online ? nah, untuk itu langsung saja silahkan ikuti langkah-langkah yang dilakukan oleh teman saya.

Siapkan Bukti Transaksi

Langkah awal yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan seluruh bukti transaksi, dari mulai bukti salinan email, data lengkap penipu seperti nama, nomor rekening dan nomor handphone, tak lupa siapkan juga bukti transfer bank.

Buat Laporan Penipuan

Selain menyertakan bukti transaksi, Anda juga perlu membuat laporan penipuan dan kronologi kejadian diatas materai sebagai pelengkap untuk meblokir rekening penipu.

Bawa Laporan ke Kantor Polisi

Jika bukti transaksi dan kronologi penipuan sudah dibuat, maka langkah selanjutnya adalah membawa laporan tersebut ke kantor polisi untuk dilakukan penyidikan. Selanjutnya Anda akan mendapatkan surat tanda penerimaan laporan.

Buat Surat Permintaan Penutupan Rekening

Datangi kantor cabang bank yang bersangkutan dan sertakan surat laporan yang Anda dapatk dari kantor polisi, lalu jelaskan pada pihak bank bahwa Anda adalah korban penipuan, selanjutnya mintalah pihak bank untuk memblokir rekening pelaku.Referensinya Baca Disini Cara Cepat Dan Efektif Lapor Ke Bank Untuk Blokir Rekening Penipu dan disini Panduan Step By Step Blokir Rekening Penipu Ke Bank

Tunggu Panggilan Dari Pihak

Jika bank menyetujui permohonan pemblokiran, maka pelaku akan diminta untuk mendatangi bank dan pihak bank akan meminta pelaku untuk mengkontak Anda. Disini Anda akan berkomunikasi dengan pelaku, jelaskan kepada pelaku untuk mengembalikan uang Anda atau melanjutkan ke proses hukum.

Urus Surat Pencabutan Perkara

Setelah semua maslah selesai, penipun sudah mengembalikan uang ke rekening Anda, maka segeralah minta surat pencabutan perkara di polisi dengan menyertakan surat pengakuan kesalahan dan fotocopy KTP pelaku.

Sebenarnya tidaklah sulit untuk melaporkan penipuan jual beli online ke kantor polisi atau pihak bank, hanya saja terkadang banyak orang yang malas untuk melakukannya, karena mereka berpikir hal tersebut akan membuang waktu dan hasilnya sia-sia belaka. Namun, itu sama sekali tidak benar dan kisah teman saya diatas menjadi bukti bahwa kita bisa melawan penipu kejahatan online jika kita mau.

dikomentari 10 Feb 2016 oleh Hanny
Saya sedang mengalami nasib apes belanja online dengan salah satu penjual di OLX.co.id pada hari Senin 8 Februari 2016. Saya sudah mentransfer uang, tetapi barang saya tidak dikirimkan, bahkan sampai hari ini Rabu 10 Februari 2016, saya masih mendapat ancaman. Saya sudah melapor ke bank saya yaitu bank BCA dan sedang ditangani oleh pihak terkait mereka. Masalahnya adalah setelah saya lakukan penyelidikan sendiri dengan adik saya yang bekerja di bank BRI(rekening tersangka), ternyata tersangka memiliki 4 rekening di bank tersebut. Saya juga sudah melaporkan hal ini ke pihak bank BCA, mereka katakan bahwa akan melampirkan bukti tersebut, tetapi tidak menjamin bahwa pihak bank BRI akan memblokir ke 4 rekening tersebut karena saya bertransaksi hanya dengan 1 nomor rekening saja. Ketika saya melapor kepada pihak polisi mengenai kejadian ini, mereka menyampaikan bahwa mereka akan upayakan tetapi mengingat penjual berada di luar wilayah Medan (saya berdomisili di Medan) yaitu Jakarta (tempat tersangka) mungkin agak sulit untuk melacaknya, karena untuk mengusut ini mereka harus berangkat ke Jakarta sedangkan biaya ke Jakarta pasti mahal. Saya harus bagaimana? Semua bukti sudah ada, tetapi seperti agak dipersulit oleh keadaan. Mohon bantuannya jika ada solusi atau ada pihak yang dapat membantu saya. Saya dapat mengirimkan bukti-bukti yang sudah saya kumpulkan.
dikomentari 10 Mar 2016 oleh mohamad usman
sya juga mengalami hal yang sama tp tanggal 07 Maret 2016, jual beli online di OLX n sampai sekarang barangnya juga tidak ada, jdi kalo melapor kepada pihak yang berwajib mungkin biayanya lebih dari uang yang kita trnasfer, jadi kita serahkan saja kepada sang yang widhi, semoga YBS bisa insaf, hari ini dia belum mendapatkan laknat tapi suatu saat nanti pasti akan dapat azab, trims
Bagikan laporan ini

1 Jawaban

dijawab 18 Nov 2016 oleh adit

Saya baru kena tipu.

Kronologi nya saya mencari hp di fb kemudian ketemulah saya di lapak dia. saya cek trackrecord dia kykny normal dia jual beli di daerah nya dan berani cod. Jd saya percaya dan transfer ke dia dengan nominal 850 ribu.

Tp setelah saya trf dan saya tunggu bsk nya saya cek ternyta FB dan whatsapp saya di blokir. Dan dia juga tdk bisa dihubungi. FB dan semua postingan tentang dia di grup pun hilang. mungkin tutup akun.

Saya sdh coba k bank bri selaku bank penipu, tp katanya tdk bisa bantu. karena alasan melindungi nasabah. tlp call center bri jg sama. Lemes bos. Mungkin 850 ribu bukan nominal yang besar banget tapi untuk saya yang sebgai anak rantau uang segitu bisa untuk hidup sebulan.

kenapa ya banyak sekali penipu menggunakan bank BRI? apa karena bank ini melindungi nasabah segini nya ya sampai saya yang mencoba membantu untuk memberitahu klo nasabah mereka ada yang penipu, malah saya yang disalahkan karena tidak hati"

Ini biodata pelaku. Mohon berhati-hati:

Nur asih sinta dewi 

Bri 5733010-15147536 

Tlp/wa 0831-7820-6803

Informasi Modus Penipuan Dan Kejahatan terkait

0 tanggapan 19,799 tayangan
0 tanggapan 1,870 tayangan
0 tanggapan 792 tayangan
0 tanggapan 468 tayangan
1 tanggapan 1,278 tayangan
0 tanggapan 865 tayangan
0 tanggapan 2,371 tayangan
0 tanggapan 284 tayangan
Situs ini adalah media sosial online independent sharing berbagai macam informasi berita kriminal (cyber crime) yang terjadi dan melanda di dunia maya internet. Terima kasih atas kontribusi semua di media sosial online ini dan semoga bermanfaat, amiin...
...