Penipuan online shop kartu perdana Internet di tokopedia

webhosting
278 tayangan
diinformasikan 1 Okt 2015 dalam Penipuan Lewat Media Lainnya oleh Novika
diedit 8 Des 2015 oleh ADMINISTRATOR
Awalnya saya dpt pesan dari user tokopedia bahwa dia menjual kartu perdana internet, dan dia jual murah krn dia bilang habisin stock drpd hangus mending dijual murah. Terus saya agak ragu, saya bilang gimana kl saya dp dulu 50% dia blg oke, trf dlu 1.500.000 dari total 2.500.000. Setelah saya transfer dan kirim foto bukti transfer dia langsung tidak bisa d hubungi (via whatsapp) lalu saat cek whatsapp dia tidak ada gambar profile dan 'last seen info' sedangkan kontak yg lain ada. Sejak saat itulah saya menyadari saya ditipu, saya telfon sibuk terus, coba telfon pakai nomor beda diangkat, setelah saya tnya kapan barang saya d kirim langsung telfon dia tutup.

Intinya semua transaksi kami dilakukan diluar tokopedia, saya udah sempat minta dia bikin page di tokopedia aja tapi menolak dg alasan akun tokped dia mau ditutup.

Berikut nomor rekeningnya:
no rek bca 8015114564 atas nama pristy prima putri.

Uang saya yg sudah masuk 1.500.000

Berharap segera ditindaklanjuti.
Terimakasih POLRI.

Best Regards,
Novika
Dago-Bandung
1500000
dikomentari 1 Okt 2015 oleh ADMINISTRATOR Admin
Laporan Anda telah masuk,dan akan kami bantu untuk memfollownya.Terimakasih atas laporannya.

Salam
dikomentari 1 Okt 2015 oleh tarra4ditia
Makanya,jangan main langsung percaya aja.
-Teliti dulu nama penjualnya,saci diinternet nomor hp serta no.rekening pelaku sblm melanjutkan transaksi.

Semua kejadian penipuan itu terjadi karena kecerobohan korban.
dikomentari 1 Okt 2015 oleh Auxilia
Sangat riskan sekali kalau transaksi diluar sistem.Kapan2 kalau transaksi mending COD atau pakai jasa rekber aja.
Bagikan laporan ini

1 Jawaban

dijawab 4 Okt 2015 oleh Bayu Suseno Kontributor

Yth Novika...

Pertama sy ikut prihatin atas kasus yg menimpa Novika. Untuk kasus penipuan online seperti ini memang marak terjadi, beberapa kasus sudah berhasil ditangani oleh pihak kepolisian, namun masih banyak yang belum tersentuh karena ada beberapa faktor yang mempengaruhi penegakan hukum itu sendiri.

Untuk kasus yang melibatkan tokopedia.com setelah saya pelajari di web tokopedia.com sudah ada dalam aturan umum yang bisa anda baca DISINI 

Berikut saya kutip dari syarat & ketentuan tersebut :

"C. TRANSAKSI PEMBELIAN

  1. Metode pembayaran wajib menggunakan Rekening Resmi Tokopedia. Pembeli melakukan transfer sejumlah uang sesuai harga ke rekening resmi Tokopedia, setelah itu Tokopedia akan melanjut kirimkan uang tersebut ke pihak penjual setelah tahap-tahap sistem jual beli Tokopedia selesai.
  2. Pembeli memahami sepenuhnya dan menyetujui bahwa segala transaksi yang dilakukan antar Pembeli dan Penjual selain melalui Rekening Resmi Tokopedia dan/atau tanpa sepengetahuan Tokopedia (melalui fasilitas/jaringan pribadi, pengiriman pesan, pengaturan transaksi khusus diluar situs Tokopedia atau upaya lainnya) adalah merupakan tanggung jawab pribadi dari Pembeli."

Yg kedua, untuk kasus penipuan online, Polri menganut teori Locus Delicti yaitu teori tentang lokasi dimana kejahatan itu terjadi atau lokasi dimana akibat dari kejahatan itu terjadi

Sebagai contoh misalkan korban berdomisili di jakarta, saat terjadi penipuan online, korban mentransfer uang tersebut melalui ATM atau m-banking di jakarta. Maka korban bisa melaporkan kasus penipuan online tersebut ke kantor polisi terdekat, disarankan agar melapor ke Direktorat Kriminal Khusus yang ada di Polda Metro Jaya.

Contoh lain, korban berdomisili di jakarta, saat terjadi penipuan online, korban sedang berada di Semarang, korban mentransfer uang melalui ATM atau m-banking di Semarang. Maka korban melaporkan kasus penipuan online tersebut ke Direktorat Kriminal Khusus di Polda Jawa Tengah, bukan di Polda Metro Jaya

Nah, untuk membuat Laporan Polisi atas kasus penipuan online tersebut, dilakukan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) yang ada di Polda. Layanan SPKT ini buka selama 24 Jam, jadi kapanpun bisa menerima Laporan atau Pengaduan dari masyarakat. Mekanisme nya ada DISINI

Layanan di SPKT ini bersifat offline, artinya apa? Pelapor harus datang sendiri ke SPKT karena ada beberapa form yang harus diisi langsung oleh pelapor/korban. Selain itu, sebelum diterbitkan Laporan Polisi, maka pelapor akan diikutsertakan dalam Gelar Perkara yang dilaksanakan oleh Ka Siaga atau petugas piket yang ada di SPKT tersebut.

Syarat-syarat yang harus dilengkapi adalah sebagai berikut :

1. KTP atau Kartu Identitas lainnya yang masih berlaku

2. Bukti percakapan antara korban dengan pelaku (bisa berupa print out BBM messages, WA, SMS dan lain-lain), caranya bagaimana? Percakapan tersebut anda capture lalu anda print dan diurutkan sesuai dengan urutan percakapan mulai dari awal hingga terjadinya penipuan tersebut

3. Bukti transfer (bisa berupa slip transfer bank, print out transfer melalui ATM atau bukti berupa sms dari m-banking)

4. Bukti berupa kata-kata bohong, yaitu foto barang yang dijanjikan akan dikirim (bila ada)

5. Apabila anda didampingi oleh pengacara atau penasihat hukum, jangan lupa buat Surat Kuasa atau Surat Penunjukan Penasihat Hukum karena surat kuasa atau surat penunjukan ini biasanya akan diminta oleh petugas di SPKT

6. Setelah laporan anda diterima dan dinyatakan lengkap, nanti anda akan diberi form Laporan Polisi model B. Namun apabila laporan anda dinyatakan belum lengkap, maka anda akan diberi Tanda Bukti Penerimaan Pengaduan. Kalau menurut saya, antara Laporan Polisi atau Tanda Bukti Penerimaan Pengaduan itu sama saja yang penting laporan/atau pengaduan sudah diterima oleh pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Untuk lebih banyak mengetahui modus-modus penipuan baik modus online maupun offline, silakan kunjungi web saya DISINI

Semoga jawaban ini bermanfaat...dan semoga kasus ini dapat segera ditindaklanjuti oleh Polda setempat. Amin yaa rabbal alamin...

Informasi Modus Penipuan Dan Kejahatan terkait

0 tanggapan 90 tayangan
Situs ini adalah media sosial online independent sharing berbagai macam informasi berita kriminal (cyber crime) yang terjadi dan melanda di dunia maya internet. Terima kasih atas kontribusi semua di media sosial online ini dan semoga bermanfaat, amiin...
...