Ini Dia Penipuan Modus Baru Di Tokopedia,Bukalapak Dan OLX

webhosting
1,475 tayangan
diinformasikan 28 Nov 2015 dalam Penipuan Oknum Seller FJB oleh Syahruk
diedit 28 Nov 2015 oleh Syahruk

Berhati-hatilah saat berbelanja online. Sebesar dan seaman apapun, penipuan saat berbelanja online tetap rentan terjadi scream Kasus ini dialami oleh buyer di marketplace sebelah (kita sebut saja X) yang menggunakan sistem yang sama dengan Bukalapak. Seller menjual Blackberry Passport dengan harga sangat murah, hanya Rp 5.383.000,00.

Kronologinya, pada 17 Desember 2014, korban chatting dengan seller mengenai ketersediaan barang via kolom diskusi produk. Seller menjawab barang ready, kemudian korban langsung melakukan transaksi dan konfirmasi pembayaran. Malamnya, korban mendapat pesan pribadi dari seller, berikut percakapannya :

Seller :

Sebelumnya kami ucapkan terima kasih karena telah berbelanja di X (nama marketplace). Silakan konfirmasi [Nama], [No Hp], dan [Email] untuk mendapatkan Voucher Belanja. Bisa anda gunakan untuk transaksi selanjutnya dengan harga diskon yang telah ditetapkan X (nama marketplace). (Berlaku 2x24 jam untuk merespon bonus voucher belanja anda).

Korban :

Mengisikan nama, nomor hp, dan email sesuai format

Seller :

Kami telah mengirimkan link aktivasi ke email terdaftar Anda. Silakan klik link aktivasi untuk mengaktifkan kode voucher Anda. (Gunakan PC atau laptop untuk memudahkan anda melakukan aktivasi).

Besoknya, 18 Desember, status pemesanan korban sudah berubah menjadi diproses. Kemudian korban mendapat notifikasi lagi bahwa barang telah dikirim menggunakan JNE, berikut nomor resinya yang ketika di-cek di JNE, ternyata tidak ada barang yang dikirim menggunakan nomor resi tersebut.

Dan tiba-tiba korban mendapat notifikasi lagi yang mengatakan bahwa barang telah diterima oleh korban, padahal sebetulnya korban belum menerima barang apa-apa. Ketika korban komplain ke customer care X, katanya akun korban sedang telah di-hack. Saran dari customer care X adalah agar korban melapor ke bank Mandiri untuk nge-blokir dana yang masuk ke rekening si penjual. Namun apa daya rekening si penjual sudah kosong, tiap kali dana yang masuk langsung ditarik habis. Setelah itu, korban ke kantor X yang berlokasi di Jakarta Barat, disitu korban disarankan untuk lapor polisi. Korban lalu meminta surat penipuan ke kantor polisi, dan katanya minggu depan akan dipanggil lagi oleh polri untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca kelanjutannya DISINI

Bagikan laporan ini

Informasi Modus Penipuan Dan Kejahatan terkait

0 tanggapan 442 tayangan
0 tanggapan 233 tayangan
0 tanggapan 107 tayangan
Situs ini adalah media sosial online independent sharing berbagai macam informasi berita kriminal (cyber crime) yang terjadi dan melanda di dunia maya internet. Terima kasih atas kontribusi semua di media sosial online ini dan semoga bermanfaat, amiin...
...