Lapor Pak Pol,Ada Penipuan Internasional Erafone Batam

webhosting
566 tayangan
diinformasikan 4 Okt 2015 dalam Penipuan Toko Online oleh Musyafah

Saya jg ketipu pak polisi, jutaan rupiah. Pelakunya online shop bernama Internasional Erafone.devil Alamatnya : Kompleks Aviari Block C4 No.5 Batu Aji kec.BATAM kota. No telp pelaku.nya 082329214333 / 082337826444.

Mohon ditindak serta diproses pelakunya pak POLISI yang terhormat.Karena kasus ini sudah banyak terjadi dan pernah dialami juga oleh teman2 facebook saya.Agar pelakunya jera.Tapi hingga saat ini pelakunya masih bebas berkeliaran.crying

Rugi 5.000.000
dikomentari 7 Okt 2015 oleh sabrina
mau berbagi cerita...

minggu lalu saya juga tertipu oleh penjual online. rekening yang digunakan penipu itu adalah rek BCA. pertama-tama saya menginformasikan penipuan ini pada BCA. tanggapan mereka sangat baik dan membantu. harus ada beberapa data yang  kita siapkan (permohonan blokir, laporan kronologis, bukti transfer, laporan kepolisian, dll).

setelah saya melengkapi dokumen yang dibutuhkan, saya mengirimkan dakumen tersebut pada pihak BCA.
dokumen yang dibutuhkan BCA saya kirimkan selengkap-lengkapnya. proses mediasi BCA sangat cepat. hari jumat tgl 2 Okt saya kirimkan data ke BCA, hari Senin, 5 Oktober pihak BCA sudah dapat menghubungi orang yang menipu saya tsb.

saya dimediasi oleh BCA dan uang saya langsung di tranfer balik oleh penipu tersebut.
yang penting, jika anda benar, coba laporkan hal tersebut ke bank anda mentransfer untuk pemblokiran rekening penipu tersebut.
lengkapi dokumen yang dibutuhkan dan rajin follow up.

semoga sharing saya membantu.
Bagikan laporan ini

1 Jawaban

dijawab 4 Okt 2015 oleh Bayu Suseno Kontributor
diedit 28 Okt 2015 oleh ADMINISTRATOR

Yth Musyafah...

Pertama sy ikut prihatin atas kasus yg menimpa Musyafah. Untuk kasus penipuan online seperti ini memang marak terjadi,(jawaban sy juga hampir sama dengan yang sy jelaskan kepada beberapa rekan kita yang sudah melapor melalui web ini) beberapa kasus sudah berhasil ditangani oleh pihak kepolisian, namun masih banyak yang belum tersentuh karena ada beberapa faktor yang mempengaruhi penegakan hukum itu sendiri.

Yg kedua, untuk kasus penipuan online, Polri menganut teori Locus Delicti yaitu teori tentang lokasi dimana kejahatan itu terjadi atau lokasi dimana akibat dari kejahatan itu terjadi

Sebagai contoh misalkan korban berdomisili di jakarta, saat terjadi penipuan online, korban mentransfer uang tersebut melalui ATM atau m-banking di jakarta. Maka korban bisa melaporkan kasus penipuan online tersebut ke kantor polisi terdekat, disarankan agar melapor ke Direktorat Kriminal Khusus yang ada di Polda Metro Jaya.

Contoh lain, korban berdomisili di jakarta, saat terjadi penipuan online, korban sedang berada di Semarang, korban mentransfer uang melalui ATM atau m-banking di Semarang. Maka korban melaporkan kasus penipuan online tersebut ke Direktorat Kriminal Khusus di Polda Jawa Tengah, bukan di Polda Metro Jaya

Nah, untuk membuat Laporan Polisi atas kasus penipuan online tersebut, dilakukan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) yang ada di Polda. Layanan SPKT ini buka selama 24 Jam, jadi kapanpun bisa menerima Laporan atau Pengaduan dari masyarakat. Mekanisme nya ada DISINI

Layanan di SPKT ini bersifat offline, artinya apa? Pelapor harus datang sendiri ke SPKT karena ada beberapa form yang harus diisi langsung oleh pelapor/korban. Selain itu, sebelum diterbitkan Laporan Polisi, maka pelapor akan diikutsertakan dalam Gelar Perkara yang dilaksanakan oleh Ka Siaga atau petugas piket yang ada di SPKT tersebut.

Syarat-syarat yang harus dilengkapi adalah sebagai berikut :

1. KTP atau Kartu Identitas lainnya yang masih berlaku

2. Bukti percakapan antara korban dengan pelaku (bisa berupa print out BBM messages, WA, SMS dan lain-lain), caranya bagaimana? Percakapan tersebut anda capture lalu anda print dan diurutkan sesuai dengan urutan percakapan mulai dari awal hingga terjadinya penipuan tersebut

3. Bukti transfer (bisa berupa slip transfer bank, print out transfer melalui ATM atau bukti berupa sms dari m-banking)

4. Bukti berupa kata-kata bohong, yaitu foto barang yang dijanjikan akan dikirim (bila ada)

5. Apabila anda didampingi oleh pengacara atau penasihat hukum, jangan lupa buat Surat Kuasa atau Surat Penunjukan Penasihat Hukum karena surat kuasa atau surat penunjukan ini biasanya akan diminta oleh petugas di SPKT

6. Setelah laporan anda diterima dan dinyatakan lengkap, nanti anda akan diberi form Laporan Polisi model B. Namun apabila laporan anda dinyatakan belum lengkap, maka anda akan diberi Tanda Bukti Penerimaan Pengaduan. Kalau menurut saya, antara Laporan Polisi atau Tanda Bukti Penerimaan Pengaduan itu sama saja yang penting laporan/atau pengaduan sudah diterima oleh pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Untuk lebih banyak mengetahui modus-modus penipuan baik modus online maupun offline, silakan kunjungi web saya DISINI

Semoga jawaban ini bermanfaat...dan semoga kasus ini dapat segera ditindaklanjuti oleh Polda setempat. Amin yaa rabbal alamin...

dikomentari 4 Okt 2015 oleh Musyafah
Waah ribet juga ya pak,,,kan udah banyak korbannya ini pak,kalau prosedurnya seperti itu apa gak ribet...? Maaf kalau rewel.
dikomentari 4 Okt 2015 oleh usahabagus
Pokoknya yang ada batam batamnya mending diblacklist aja.Rata2 pengaduannya batam semua nih.Apa emang disana surganya penipu...Pak POLISI yang kami hormati.Mohon diprioritaskan pemberantasan penipu dikota batam pak.
dikomentari 4 Okt 2015 oleh Bayu Suseno Kontributor
"Layanan di SPKT ini bersifat offline, artinya apa? Pelapor harus datang sendiri ke SPKT karena ada beberapa form yang harus diisi langsung oleh pelapor/korban." Untuk saat ini sistem hukum pidana kita memang begitu, prosedur pembuatan laporan polisi juga harus mensyaratkan korban datang ke kantor polisi sesuai dgn yg sudah sy jelaskan. Apabila masyarakat tidak melapor, maka akan menjadi dark number (kejahatan yang tersembunyi). Inti dari tindak pidana adalah ada subyek (siapa pelaku, siapa korban, siapa saksi) dan ada obyek ( perbuatan jahat , memenuhi unsur2nya kah?). Penyidik dgn segala kemampuannya dituntut untuk bisa mengungkap hal tersebut. Oleh karena itu dimohon kerjasama dr masyarakat khususnya korban untuk membuat laporan polisi agar dapat ditindaklanjuti oleh Polri. Mohon maaf atas keterbatasan jawaban sy tersebut. Semoga bermanfaat...
dikomentari 4 Okt 2015 oleh Bayu Suseno Kontributor
Iya memang betul usahabagus, rata2 pelaku memang menggunakan BATAM sebagai lokasi mereka karena BATAM mmg dianggap sebagai pintu gerbang masuknya alat2 elektronik dari Singapura dan Malaysia. Padahal skr sudah beda jauh dengan situasi jaman dulu. Regulasi disana pun sudah lebih ketat. Saran saya, untuk pembelian barang elektronik sebaiknya langsung beli ke toko offline saja karena kita bisa langsung mengetahui kondisi barang tersebut, apabila ada kerusakan bisa langsung dikomplainkan ke toko tersebut, harga juga tidak terlalu beda jauh kan?
dikomentari 7 Okt 2015 oleh sabrina
sebenernya ga ruwet kok.. :)


mau berbagi cerita yang sudah saya alami barusan.. ASLI GA RUWET :)...

minggu lalu saya juga tertipu oleh penjual online sebesar Rp. 1.500.000. rekening yang digunakan penipu itu adalah rek BCA. pertama-tama saya menginformasikan penipuan ini pada BCA. tanggapan mereka sangat baik dan membantu. harus ada beberapa data yang  kita siapkan (permohonan blokir, laporan kronologis, bukti transfer, laporan kepolisian, dll).

setelah saya melengkapi dokumen yang dibutuhkan, saya mengirimkan dakumen tersebut pada pihak BCA.
dokumen yang dibutuhkan BCA saya kirimkan selengkap-lengkapnya. proses mediasi BCA sangat cepat. hari jumat tgl 2 Okt saya kirimkan data ke BCA, hari Senin, 5 Oktober pihak BCA sudah dapat menghubungi orang yang menipu saya tsb.

saya dimediasi oleh BCA dan uang saya langsung di tranfer balik oleh penipu tersebut.
yang penting, jika anda benar, coba laporkan hal tersebut ke bank anda mentransfer untuk pemblokiran rekening penipu tersebut.
lengkapi dokumen yang dibutuhkan dan rajin follow up.

semoga sharing saya membantu.
dikomentari 7 Okt 2015 oleh sabrina
saya kemarin ketipu sama ini nih:
CV. Biro jasa Buana, yg menjanjikan membantu pengurusan surat-surat. No Rek yang dipakai:
Rek BCA:7360455666-BNI:0261501827-BRI:053301013418508-Mandiri:9000008387889-A/N ABDUL RACHMAN
No telepon yang dipakai: 0895-1263-1939 Dan 0877-1136-4566
Saya sudah mentranfer biaya yg diminta, tetapi setelah tranfer Surat yg saya butuhkan tidak datang2.  Says telepon, SMS, WA tidak diangkat Dan tidak dibalas. Padahal awalnya response sangat cepat dan meyakinkan. Email yg saya kirim langsung dibuka... Pokoknya sang at meyakinkan.
Mengaku punya kantor DG alamat
CV. BIRO JASA BUANA
Jl. Raya tajur No126b (sebrang unitex)
Kecamatan bogor selatan
Kelurahan katulampa
16141

Informasi Modus Penipuan Dan Kejahatan terkait

Situs ini adalah media sosial online independent sharing berbagai macam informasi berita kriminal (cyber crime) yang terjadi dan melanda di dunia maya internet. Terima kasih atas kontribusi semua di media sosial online ini dan semoga bermanfaat, amiin...
...