Penipuan mengatasnamakan dosen di kampus

webhosting
13 tayangan
diinformasikan 3 Okt dalam SHARING PENGALAMAN oleh Felicia
Saat itu sekitar jam 11 siang, saya baru saja pulang dari kampus, seperti biasa saya naik kereta dari stasiun sudirman. Saat itu kereta dikabarkan mengalami gangguan operasional.
Ketika sy sedang menunggu sambil memainkan hp sy, tiba2 sebelah saya ada bapak2 yg sedang menelpon anaknya, setelah selesai telfon, dia tanya," jam berapa dek?" Ini agak aneh sebenarnya, kan di hpnya ada jam, kenapa dia mesti bertanya. Tp perawakannya sangat rapi, bicaranya juga sopan dan halus, tanpa curiga sy memberi tahunya.
Setelah itu dia bertanya, kuliah atau kerja dek? Sy bilang kuliah. Dia tanya kuliah dimana, sy bilang di **m*, terus dia bilang, oh jurusan apa? Sy juga dosen teknik di sana.
Nahh pas dia bilang dia dosen, terkecohlah saya. Saya akui dia berpengalaman sih, dia  bilang dia dosen statistik (dan memang ada matkul itu di sana), terus dia cerita2 lah ttg anaknya, yg kuliah FK di univ yg sama.
Nah emang si bapak ini bener2 lihai, tutur katanya manis, seolah2 orang baik, ini yg bikin sy ga curiga kalo dia ternyata dosen-dosenan.
Nah selama perjalanan sy ngobrol sm dia, dia banyak nanya bahkan ke hal2 pribadi. Krn sy blm merasa curiga, salah saya, sy menceritakan beberapa hal dgn jujur.
Nah sesampainya di manggarai, ternyata kereta ke bekasi juga terkena imbas gangguan operasional tsb. Dia ngajakin sy naik transjakarta, krn kebetulan dia sama2 ke bekasi, krn dia dosen, sy masih belum curiga.

Selama di perjalanan menggunakan transjak, dia beberapa kali ajak ngobrol saya, dan berujung pada ingin mengenalkan anaknya kpd saya, krn katanya anaknya umur 24 dan selama ini dapet pacar ga pernah bener. Dan dia pinter banget pake alasan "mungkin ini jalan Tuhan", sehingga membuat kecurigaan sy semakin mengurang.
Nah dari sini muncul kecurigaan, dia bilang hari ini anaknya ultah, dan dia bilang sekali ketemu saya dia langsung sreg buat ngenalin sy ke anaknya. Dia bilang dia ingin membelikan sy baju dan celana. Dia jg bilang, saya harus pakai barang pemberiannya besok ketika ke kampus. Saya curiga dong kok orang ini sebegitunya, jaman sekarang mana ada yg mau beliin baju ke orang yg baru kali pertama ketemu? Namun sekali lagi, krn dosen, jd sy ga curiga2 banget.
Kedua, dia bilang, "sebagai peringatan ultah anak saya, kamu ganti pin atm kamu jadi 031017 ya, biar  inget terus sm ultah anak saya" KENAPA HARUS PIN ATM?
Ketiga, dia bersikeras mau ngajak saya ke salon buat creambath sebelum ketemu anaknya. Ini keliatan bgt skenarionya ya, kaya sinetron gitu.
Nah setelah hal2 tsb, saya banyak diam dan merenungkan kembali.
Dan dia mungkin mulai sadar kalo saya tidak lagi banyak ngomong spt tadi. Dia terus mengajak sy ngobrol, dia banyak bertanya2.
Tiba2 muncul suatu hikmat di kepala sy buat balik tanya, "bapak gereja di paroki apa?" Krn sebelumnya dia mengaku dirinya katolik.
Tiba2 dia gelagapan dan malah menjawab dia gereja di hkbp, itu sangat tidak sinkron bukan?
Makin menjadi lah kecurigaan saya.
Saya buka hp utk tanya ke teman2 saya yg jurusan teknik, apa benar ada dosen itu di jurusan teknik. Dan si bapak ini bilang " kamu jangan main hp terus dong, ngobrol aja biar ga terasa waktunya" sambil sesekali lirik2 layar hp sy. Gimana ga makin curiga, apa hak dia larang2 saya buka hp.

Lalu tibalah kami di tempat tujuan yaitu salah satu mall di bekasi, krn kebetulan transportasinya berenti di dekat daerah mall. Terus dia bilang dia sdh janjian dgn anaknya, dan sy harus ketemu sm anaknya. Dia bilang kalo 15 menit belum datang sy boleh pulang.
Saya sudah merasa tdk nyaman dan semakin curiga, tp bapak ini terus memaksa sy buat masuk dan pilih2 baju. Di dalam dia ngomong lain lagi, katanya tunggulah 1/2 jam juga anak saya sampai. Loh ini bener2 pengen ngulur waktu saya banget.
Saya bilang maaf pak saya ga bisa terima, sy harus pulang, dan dia langsung berubah dari yang suaranya baik dan manis menjadi tinggi dan sedikit penuh kekesalan "gimana sih kamu, kok km ga menghargai saya sih"
Karena tekad saya sdh bulat, sy tidak terintimidasi dgn perkataannya.
Sepanjang keliling toko baju, sy memegang hp saya dan menghubungi semua teman2 sy terutama anak teknik utk mengkonfirmasi kebenaran dari si dosen ini. (kalo ada yg nanya kenapa ga konfirmasi dr awal, karena dia terus mengajak sy ngobrol dan krn dia mengaku dosen, sy memang sangat jarang memegang hp ketika berbicara dgn dosen, krn menurut sy itu kurang sopan)
Lalu dia terus ngoceh agar saya memasukan hp saya ke tas, mungkin dia takut kalo saya mencari informasi2.
Salah satu teman sy balas dan bilang bahwa dosen2 matkul statistik yg sebenarnya,semuanya adalah wanita.
Sy masih belum puas dan akhirnya bertanya ke teman lain, dan menurut dia benar ada dosen dgn nama tsb mengajar di matkul ybs, tapi si dosen ini adalah dosen tetap unt** yg mengajar di **m* dan ******ti yang sudah lama tidak lg mengajar. Sedangkan di awal dia bilang sm sy kalau dia dosen tetap di **m* dan dosen di **pr
Kecurigaan saya memuncak, dan akhirnya selama bapak itu berbicara saya hanya diam tanpa tertawa dan tanpa menjawab. Mungkin dia menyadarinya dan akhirnya dia bilang kalau memang sy takut pulang terlalu malam, sy boleh pulang, tp besok si bapak itu bilang dia akan ke kampus sy bersama anaknya utk ketemu sy. Saya yakin dia tidak akan datang, krn itu hanya embel2 utk menutupi 'bau bangkai yang telah tercium'.
Tp kesalahan sy yaitu sy sempat memberi tahu alamat rumah, no hp dan nama serta nim saya, dan beberapa kali bercerita ttg ayah sy dan pekerjaannya, semoga aja itu tdk digunakan utk berbuat hal yg lebih jahat.

Pengalaman buat semua, ini salah satu modus baru, hati-hati, si bapak ini seolah2 sangat ramah, religius, dan lugu. Jangan tertipu, dan tetap waspada
Bagikan laporan ini

Informasi Modus Penipuan Dan Kejahatan terkait

0 tanggapan 55 tayangan
0 tanggapan 15 tayangan
0 tanggapan 42 tayangan
0 tanggapan 233 tayangan
0 tanggapan 176 tayangan
1 tanggapan 2,159 tayangan
Situs ini adalah media sosial online independent sharing berbagai macam informasi berita kriminal (cyber crime) yang terjadi dan melanda di dunia maya internet. Terima kasih atas kontribusi semua di media sosial online ini dan semoga bermanfaat, amiin...
...